8/7/12

Pelelangan underworld pertama di York Shin (Yorknew city)

Tiba di York Shin (Yorknew city)
Setelah Gon dan Killua menemukan informasi tentang Greed Island, mereka pun pergi menuju York Shin (Yorknew city). Namun karena harga yang sangat mahal untuk mendapatkan game itu di pelelangan, mereka pun berusaha untuk melakukan segala cara demi mendapatkan banyak uang. 

Gon dan Killua berjumpa kembali dengan Leorio
Beberapa esok berikutnya, ketika berada di suatu pasar mereka bertemu dengan Leorio saat bingung membeli hape untuk komunikasi. Dengan adanya Leorio tentu sangat membantu mereka menemukan cara untuk mendapatkan uang demi mencapai target $8,9 miliar sebagai biaya minimal lelang Greed Island, termasuk mengadakan kontes adu panco hingga tidak ada yang dapat mengalahkan Gon sebagai lawan tandingnya. Bahkan Shizuku pun yang ikut bertanding tidak dapat mengalahkannya, itu karena dia memakai tangan kanan, bukan tangan kiri yang menjadi andalannya.

Neon meramalkan masa depan dengan kemampuan Nen nya
Disaat yang lain Kurapika dan bodyguard yang lain berhasil melindungi Neon Nostrad sampai tiba di York Shin (Yorknew city). Dalam perjalanannya menuju hotel Kurapika dan bodyguard yang lain mengetahui kalau Neon memiliki kemampuan Nen untuk meramalkan masa depan dengan sangat akurat. Dalzorne yang melihat ramalan sontak terkejut melihat isi ramalan, belakangan diketahui kalau ramalannya berisi tentang perampokan dan pembunuhan yang akan terjadi saat pelelangan underworld di York Shin (Yorknew city). Setelah itu kabar tadi diberitahukan ke bosnya (Nostrad) dan selanjutnya dikabarkan ke para mafia lain (rekan kerja) olehnya untuk memperkirakan langkah antisipasi.

Kuroro memberi komando pada semua anggota Ryodan
Diwaktu yang sama semua anggota Genei Ryodan (Phantom Troupe) berkumpul disuatu markas rahasia. Dari pertemuan ini, Kuroro sebagai pimpinan mereka menyuruh beberapa anggota diantaranya adalah Franklin, Ubogin, Nobunaga, Feitan, Machi, Shalnark, dan Shizuku untuk mengambil semua barang lelang di pelelangan underworld di York Shin (Yorknew city) serta membunuh semua orang disana meskipun hal itu akan membuat semua mafia di dunia memusuhi mereka.

Franklin membunuh para peserta lelang dengan tembakan peluru Nen nya
Tepat di hari pelelangan kekacauan pun terjadi, semua ini dilakukan oleh Genei Ryodan (Phantom Troupe) yang memang bertujuan merampok seluruh barang lelang serta membunuh semua orang disana, termasuk Shachmono Tocino,yang mati karena tertembak peluru Nen Franklin serta Ivenklov dan Baise (Vezze) yang dibunuh oleh Shizuku. Ketiga bodyguard Nostrad ini berada disana untuk mengikuti lelang dengan misi memenangkan barang lelang "the mummy of prince Corco". Setelah Franklin membunuh semua peserta pelelangan underworld dalam ruangan dengan tembakan peluru Nennya, Shizuku pun lalu menghisap semua mayat dengan Deme chan (Blinky) nya untuk menghilangkan jejak. 

Owl mengambil alih barang lelang dari berangkas
Namun tujuan Genei Ryodan (Phantom Troupe) pun gagal karena mereka tidak menemukan barang lelang di berangkas lelang, karena sebelumnya telah di sembunyikan oleh injyuu (Shadow Beasts) setelah mengetahui tentang ramalan Neon. Belakangan diketahui yang melakukannya adalah Owl, dengan kemampuan Nen nya dia bisa mengubah semua barang menjadi ukuran yang sangat kecil dengan kain materialisasinya.

Genei Ryodan (Phantom Troupe) kabur menggunakan balon udara
Setelah itu Genei Ryodan (Phantom Troupe) pun pergi melarikan diri menggunakan balon udara, namun segera dikejar oleh banyak pasukan dari para mafia, termasuk juga Kurapika dan anggota bodyguard lain yang tersisa. Ubogin terheran bagaimana bisa barang lelangnya tidak ada di berangkas, hingga dia menyimpulkan satu kemungkinan bahwa ada pengkhianat diantara Genei Ryodan (Phantom Troupe) yang membocorkan rahasia. Namun hal ini langsung dibantah Kuroro yang meragukan kalau ada Judas diantara mereka, malahan dia menganalisis kalau memang ada pihak dari mafia yang dapat dengan tepat memprediksi akan kemungkinan kejadian di pelelangan underworld York Shin (Yorknew city).


8/6/12

Langkah antisipasi jelang pelelangan underworld kedua di York Shin (Yorknew city)

Silva dan Zeno tiba di York Shin (Yorknew City)
Sebelum lelang selanjutnya dimulai, para komunitas berusaha untuk memperketat keamanan dari ancaman serangan dari Genei Ryodan seperti saat lelang sebelumnya. Namun untuk kali ini komunitas lebih serius dalam menanganinya, selain menjaga keamanan dengan kekuatan militer yang mereka miliki, mereka juga akan berusaha membunuh seluruh anggota Genei Ryodan untuk pembalasan atas aksi mereka di pelelangan sebelumnya dengan melakukan berbagai cara. Salah satunya adalah menyewa pembunuh bayaran profesional. Tidak tanggung-tanggung, salah satunya mereka juga menyewa anggota keluarga Killua yakni Silva dan Zeno Zaoldyeck yang melegenda.

Pertemuan wakil mafia dan para pembunuh profesional yang disewa 10 GodFather
Hal ini diketahui dalam satu pertemuan antara para pembunuh profesioanal dengan wakil dari mafia. Disana terdapat 8 pembunuh profesional, selain itu juga ada Kurapika yang ditunjuk oleh Nostrad untuk bergabung dengan mereka dalam misi menghabisi Genei Ryodan, namun menurut Kurapika hanya 4 dari mereka yang memiliki kapasitas untuk bisa mengalahkan Ryodan termasuk Silva dan Zeno. Setelah pertemuan ini Nostrad dan Kurapika pergi menuju gedung lelang.

Kuroro menginformasikan perubahan rencana sepeninggal Ubogin
Dilain pihak, Genei Ryodan tentu tidak ingin kembali dari tempat lelang dengan tangan hampa lagi seperti sebelumnya. Kali ini mereka akan menyerbu pelelangan dengan kekuatan penuh termasuk dengan keberadaan Kuroro, ini demi ambisi mereka mengambil seluruh barang lelang serta membunuh seluruh orang yang berusaha menghadang aksi mereka, ini juga merupakan persembahan terakhir mereka pada Ubogin yang telah mati. Genei Ryodan meyakini kalau Ubogin telah mati setelah dia tidak hadir dalam pertemuan anggota Ryodan yang telah dia janjikan kedatangan nya sebelum bertarung dengan Kurapika.

Neon berbincang dengan Kuroro
Dalam pelelangan kali ini penjagaan keamanan akan dimulai dari radius 1 kilometer dari tempat lelang. Sebelum pelelangan dimulai atau beberapa saat sebelumnya Kuroro bertemu dengan Neon di sekitar tempat gedung lelang, Disaat itu Kuroro mengajak Neon untuk masuk kedalam gedung, hal ini tentu membuat Neon sangat senang karena sebelumnya Nostard tidak pernah mengijinkan Neon untuk mengikuti pelelangan. Kemudian Kuroro mengajak Neon untuk ngobrol disuatu ruangan. Disana banyak yang dibicarakan, hingga pada akhirnya Kuroro menyinggung tentang kemampuan Neon yang dapat meramal masa depan dengan akurasi 100 persen.

Kuroro mencuri kemampuan meramal Neon setelah memingsankannya
Setelah itu Kuroro meminta untuk diramal, selain ingin mengetahui hasil ramalannya dia juga ingin tahu bagaimana Neon melakukan peramalannya. Setelah melihat tekniknya Kuroro terlihat terobsesi untuk mencuri kemamuan itu. Kemudian Kuroro melihat hasil ramalannya, tak disangka hasil nya sangat mengejutkan Kuroro hingga membuatnya menangis. Pada intinya hasil ramalannya menyebutkan kalau Genei Ryodan akan kehilangan separuh dari anggotanya. Neon yang sangat malu karena tak pernah melihat pria menangis langsung pergi ke toilet. Setelah itu Neon dan Kuroro pergi ke bawah dari ruangan tadi melewati eskalator. Setelah itu dengan kecepatan kilat aksi Kuroro dimulai, dia memingsankan Neon tanpa memancing kecurigaan dari para penjaga di gedung itu, Neon pun yang akan jatuh didekapnya, lalu dicuri kemampuan Nen nya dengan teknik spesialisainya.
 
Nostrad dan Kurapika menjenguk Neon yang terpingsan
Di sisi lain Kurapika yang sedang bersama Nostrad di mobil tiba-tiba di telepon oleh Senritsu (Melody), dia mengatakan tentang Neon yang tiba-tiba hilang saat menemaninya di tempat shoping. Hilangnya Neon ini tentu membuat Nostrad cemas, dia juga khawatir kalau Neon bisa-bisa berada di gedung lelang. Dengan teknik melacaknya, Kurapika mencoba mencari Neon dengan teknik rantainya, dan hasilnya rantai nya mengarah ke arah gedung. Nostrad dan Kurapika pun langsung menuju kesana dengan lekas. Beruntung Neon yang ditemuka di tempat perisitirahatan dalam gedung tidak mengalami luka serius, hanya tidak sadarkan diri untuk beberapa saat. 


Serangan Genei Ryodan di pelelangan underworld kedua York Shin (Yorknew city)

Kuroro menghabisi para pembunuh profesional
Di saat pelelangan akan dimulai, Penyerangan Genei Ryodan dimulai dengan pencurian kemampuan Nen Neon oleh Kuroro. Kemudian dilanjutkan petarungan Kuroro dengan pembunuh profesional yang disewa mafia untuk menghabisi Genei Ryodan, namun tetap saja kemampuan mereka tidak tidak sepadan dengan Kuroro. Mereka mati sia-sia dan kemampuan Nen nya pun dicuri oleh Kuroro sebelum dihabisi.

Phinx serta anggota Genei Ryodan lainnya menghabisi para penjaga gedung lelang
Diwaktu yang sama, anggota Genei Ryodan yang lain berpencar di sekitar wilayah gedung pelelangan. Kuroro pun mengirimkan pesan pada mereka untuk menghabisi semua orang yang ada disana. Dengan mudahnya mereka menghabisi para penjaga pelelangan dengan kapasitas yang mereka miliki. Selain itu mereka juga melakukan kerusakan dimana-mana dengan adanya banyak ledakan. 

Gon dan Killua sedang menghubungi Kurapika
Sementara itu ditempat lain Gon, Killua dan Leorio berusaha untuk menghubungi Kurapika setelah mengetahui adanya peperangan di York Shin. Meski sempat sulit dihubungi, akhirnya telepon dari Gon diangkat oleh Kurapika. Disini Gon dan Killua menuturkan informasi banyak hal tentang Genei Ryodan mulai dari tempat persembunyian mereka, kemampuan masing-masing anggota, hingga pertemuan mereka dengan Machi dan Nobunaga. Kurapika yang mengetahui tentang ini tentu sangat marah, dan melarang mereka agar tidak lagi berurusan dengan Genei Ryodan, namun Gon, Killua dan Leorio tidak terima karena Kurapika seperti tidak menganggap mereka teman lagi. Ini dirasakan karena Kurapika seolah-olah ingin menghadapi Genei Ryodan seorang diri tanpa melibatkan mereka, hal ini juga yang memacu Gon, Killua dan Leorio untuk turut menghentika aksi Genei Ryodan juga bersama Kurapika. Sebelum obrolan lebih panjang Kurapika langsung mematikan handphone nya sebab dia sedang sibuk dengan keadaan di gedung lelang.

Zeno dan Silva menenangkan para peserta lelang
Dengan kekacauan yang melanda area gedung lelang dan sekitarnya tentu membuat para peserta lelang termasuk para mafia yang berada didalam gedung gusar dan cemas. Mereka ribut satu sama lain tentang apa yang terjadi saat itu. Tiba-tiba Silva dan Zeno Zaoldyeck datang dan mengagetkan mereka semua, Silva dan Zeno menyuruh mereka agar tetap tenang dan duduk ditempat dan mengancam akan membunuh mereka semua jika perintahnya diacuhkan. Setelah itu mereka pergi kelantai atas dan menemukan mayat salah satu pembunuh profesional. Dari analisa Silva, dia tidak dapat mengetahui pelakunya karena jejaknya hilang. Oleh sebab itu mereka pergi ke atap gedung untuk melacak anggota Genei Ryodan dengan cepat, di saat ini Zeno menggunakan teknik En nya dengan radius melebihi radius gedung itu sendiri yang berjarak 100 meter lalu menyusur kearah bawah. Hasilnya Zeno menemukan keberadaan satu anggota Genei Ryodan dalam gedung.

Silva dan Zeno bersiap melawan Kuroro
Silva dan Zeno pun langsung menuju ke tempat tersebut. Itu adalah suatu ruangan yang cukup luas. Ternyata disana sudah menanti Kuroro. Sebelum bertarung Silva memperingatkan pada Silva kalau Kuroro sangat kuat dan mampu mencuri kemampuan orang lain, oleh sebab itu mereka harus hati-hati. Pertarungan antara pengguna Nen yang sama-sama kuat ini berjalan sangat cepat. Pertarungan 2 lawan 1 ini benar-benar menyulitkan Kuroro. Sehingga dia berupaya untuk membunuh Silva terlebih dahulu dengan serangan menggunakan pisau yang sangat beracun, di satu serangan dia berhasil melukai tangan Silva. Silva yang menyadari itu bukan luka biasa langsung mengeluarkan racun nya dan menghentikan aliran darahnya dengan ikatan dari helai rambutnya. Kuroro yang tahu serangannya tidak berefek apa-apa pada Silva langsung kaget karena racun itu seharusnya bisa membunuhnya, sebab setetes racun itu saja dapat membunuh paus dalam sekejap. 

Zeno menyerang Kuroro secara bertubi-tubi dengan teknik Long-Tou Xi-Hua
Selanjutnya Zeno meminta pada Silva untuk me-backup nya karena dia ingin bertarung 1 lawan 1 dengan Kuroro, Kuroro menggunakan teknik yang ia curi dari Owl sedangkan Zeno menggunakan teknik serangat jarak jauh dengan Dragon Head "Long-Tou Xi-Hua" nya. Dengan serangan dari Zeno tersebut menyebabkan Kuroro tidak memiliki kesempatan untuk balas menyerang. Zeno menyerangnya secara terus-menerus. Silva yang melihat pertarungan mereka memuji kapasitas Kuroro, walaupun diserang terus-menerus dia tetap tidak melepas perhatian nya pada Silva. Hal ini yang membuat Silva bersemangat untuk membunuhnya. Saat Silva mulai bergerak, Kuroro lepas kosentrasi pada Zeno sehingga akhirnya terkena serangan nya. Kemudian Silva menghujamkan ledakan Nen pada mereka berdua, sehingga menyebabkan luka bagi mereka dan guncangan yang cukup hebat di seluruh area gedung. 

Illumi menghubungi Silva setelah membunuh 10 Godfather
Tiba-tiba handphone Silva berdering, ternyata itu telepon dari Illumi. Illumi menuturkan kalau dia baru saja membunuh 10 Godfather yang menjadi client Silva dan Zeno di sebuah ruangan di gedung lelang. Mengetahui hal ini Silva dan Zeno segera meninggalkan Kuroro. Kuroro pun heran tentang aksi mereka berdua. Zeno pun menjelaskan kalau dia Silva membunuh hanya untuk bisnis, sehingga dengan tewasnya 10 Godfather yang jadi client nya, semua anggota Genei Ryodan tidak lagi menjadi targetnya. Pertarungan pun berakhir dan Kuroro tidak mampu mencuri kemampuan Silva dan Zeno.


8/4/12

Mayat Genei Ryodan Palsu

Kurapika dan Nostrad mengantar Neon sebelum dibawa Ambulance
Setelah Pertarungan antara Silva dan Zeno melawan Kuroro selesai, mereka pergi tanpa membunuh Kuroro. Karena disaat pertarungan, 10 Godfather yang menjadi client mereka tewas setelah dibunuh oleh Illumi yang disewa oleh Kuroro. Disaat lain Neon yang masih tidak sadarkan diri dibawa ke rumah sakit dengan ambulance. Kuroro yang kebetulan melihatnya dari atas atap memberi perintah pada semua anggota Ryodan yang lain melalui telepon untuk tidak menyerang ambulance dan tetap fokus pada rencana utama nya.

Mayat Genei Ryodan palsu
Ternyata selain mengambil seluruh barang lelang, salah satu rencana mereka yang lain yakni menggunakan mayat palsu. Mereka sengaja menggeletakkan mayat palsu persis seperti tubuh mereka untuk mengecohkan para mafia dan semua orang bahwa seolah-olah mereka telah tewas, sehingga untuk selanjutnya Genei Ryodan tak perlu khawatir dalam beraksi karena sudah tidak menjadi incaran komunitas mafia lagi. Ini bisa dilakukan menggunakan teknik Nen milik Korutopi yang dapat meng-copy sesuatu mirip aslinya, bahkan meng-copy manusia hingga DNA maupun sidik jari nya sama persis.

Shizuku menyerahkan blue porcelain jar untuk di-copy oleh Kurotopi
Kabar ini langsung meluas hingga terdengar Kurapika, selanjutnya dia menuju ruang pelaksanaan pelelangan. Di ruangan tersebut pelelangan telah dimulai namun pembawa acara nya ternyata adalah orang yang dikendalikan oleh Shalnark dari ruangan belakang panggung, selain itu juga ada anggota Genei Ryodan lainnya termasuk Korutopi yang bertugas untuk meng-copy barang-barang lelang. Sehingga nantinya barang lelang yang dimenangkan peserta lelang merupakan barang lelang copy-an nya.

Scarlet eyes, barang lelang terakhir
Saat Kurapika masuk ternyata hanya tinggal satu barang yang akan dilelang, yakni scarlet eyes dari suku Kurata. Hal ini terjadi karena prediksi Kurapika meleset karena menurutnya Genei Ryodan akan sulit untuk dihabisi namun ternyata tidak demikian, sehingga pelelangan tetap berjalan sebagai mana mestinya. Dia pun langsung memberitahu Nostrad melalui telepon tentang hal ini, Nostrad pun memberi keleluasaan pada Kurapika untuk mendapatkan scarlet eyes dengan tawaran berapa pun. Kurapika pun langsung melakukan nya. Namun dia mendapatkan saingan dari Zenji yang begitu memusuhi Nostrad hingga tawaran mencapai $2 miliar. Meski pada akhirnya Kurapika berhasil memenangkannya.

Kurapika bereuni dengan Gon, Killua dan Leorio
Walaupun setalah itu Zenji berniat menghadang Kurapika yang sedang mebawa kotak berisi scarlet eyes. Pada akhirnya dia malah ketakutan dan tidak bisa bergerak saat melihat mata Kurapika yang berwarna merah. Setelah itu Kurapika berada di lantai paling atas suatu bangunan. Dia merenung sendirian sambil memikirkan tentang teman-temannya yakni Gon, Killua dan Leorio yang telah dia acuhkan selain juga memikirkan tewasnya beberapa anggota Genei Ryodan. Tiba-tiba handphone Kurapika berbunyi, ternyata ada pesan dari Gon yang menyebutkan kalau Gon, Killua dan Leorio menunggu Kurapika di D-road park. Keesokan harinya Kurapika pun menuju tempat itu untuk bereuni dengan Gon, Killua dan Leorio  

Hisoka mengirim pesan pada Kurapika
Kemudian disaat lain, di markas Genei Ryodan semua anggotanya telah berkumpul, Hisoka yang menyendiri tiba-tiba mengirimkan pesan melalui handphone nya pada Kurapika kalau beberapa mayat Genei Ryodan yang ditemukan adalah palsu, dengan kata lain mereka semua masih hidup dan tentu saja hal ini sangat mengagetkan Kurapika.


8/3/12

Pelelangan ketiga di Southern Peace York Shin (Yorknew city)

Kurapika terbaring lemas usai mengasingkan Kuroro Lucifer
Setelah mengasingkan Kuroro Lucifer, Kurapika, Gon, Killua, Leorio dan Senritsu (Melody) langsung pergi kembali menuju York Shin (York new city). Namun ditengah perjalanannya dalam balon udara Kurapika tiba-tiba jatuh pingsan. Hingga tiba di York Shin (York new city) sampai beberapa hari Kurapika tidak sadarkan diri, saat itu mereka berada ditempat rahasia untuk mencegah jika sewaktu-waktu anggota Genei Ryodan (Phantom Troupe) yang lain datang untuk menghabisi Kurapika. Diketahui bahwa ternyata Kurapika di bayang-bayangi ilusi dari Ubogin dan Pakunoda yang telah dibunuhnya dan juga rekan-rekan nya yang telah terbunuh seprti Sukuwara, dan lainnya sehingga ia merasa ada tekanan dalam dirinya karena marasa semua ini salahnya. Sampai Kurapika sadarkan diri masih terpancar wajah yang berbeda dari Kurapika sebelumnya. 


Kurapika dan Senritsu (Melody) berpisah pada Leorio
Walaupun begitu dengan dukungan moril dari rekan-rekan nya Kurapika pun lambat laun kembali kediri nya yang biasanya dan menanamkan keyakinan pada dirinya sekarang bahwa menemukan scralet eyes yang lain dari sukunya jadi prioritas utama daripada membalas dendam pada Genei Ryodan (Phantom Troupe). Setelah Kurapika benar-benar telah sadar dan fit kembali, dia bersama Senritsu (Melody) berpamitan pada Leorio dan yang lain untuk pergi dari York Shin bekerja kembali pada Nostrad.  

Gon menjelaskan rencananya pada Killua
Sementara itu perjuangan Gon dan Killua untuk menemukan Ging Freecss kembali dilanjutkan. Sesuai dengan klu yang diberikan oleh Ging melalui kotak (box) yang ditinggalkannya untuk Gon, maka Gon yang dibantu Killua berusaha untuk masuk dalam permainan Greed island. Setelah Kuroro diasingkan dan pelelangan Southern Peace akan berlangsung, disaat inilah Gon mulai  mengungkapkan rencananya pada Killua yang sebelumnya dirahasiakan, Intinya Gon menjelaskan kalau sebenarnya mereka tidak harus membeli game Greed Island yang sangat mahal untuk masuk dalam permainan, namun mereka hanya perlu memberikan jasa mereka sebagai pemain untuk pihak yang memenangi game Greed Island nantinya. Kebetulan saat mengunjungi situs Hunter sebelumnya Gon mengetahui kalau ada seorang konglomerat yang sangat ingin menyelesaiakan game Greed Island bernama Bettera. Gon berpikir untuk mewujudkan keinginannya tersebut, Bettera pasti membutuhkan pemain untuk menyelesaikan game Greed Island yang diminatinya. Killua pun akhirnya mengerti dan menganggap rencana Gon ini masuk akal dan harus dicoba. 

Gon dan Killua bersiap melarikan diri setelah terkejut melihat Phinx dan Feitan
Pada hari pelelangan Southern Peace, Gon dan Killua ditemani oleh Zepie masuk dalam gedung pelelangan di D Hall tempat joy station Greed Island dilelang. Begitu banyak barang unik yang dipamerkan disana hinga membuat Zepie terpukau, sehingga dia meminta untuk ditinggal saja oleh Gon dan Killua yang hendak masuk kedalam ruangan lelang. Namun hal yang tak terduga terjadi ketika mereka baru masuk kedalam D Hall, tiba-tiba muncul Phinx dan Feitan menghadang mereka. Gon dan Killua pun langsung bergerak melarikan diri, tapi langsung secepat kilat dihentikan oleh mereka. Phinx dan Feitan kalau mereka hanya ingin menikmati pelelangan dan tidak berniat untuk membunuh Gon dan Killua, lagi pula mereka juga tidak bisa membunuh Kurapika yang masih memiliki kontrol terhadap Kuroro Lucifer


Battera memenangkan semua lelang untuk joystation Greed Island
Setelah itu Gon dan Killua kembali masuk dalam ruangan D Hall. Lelang pun dimulai dan pada akhirnya joy station Greed Island dimenangkan oleh Battera dengan harga yang fantastis meski dalam lelang sempat disaingi oleh Allumi yang juga ingin mendapatkan joystation Greed Island. Total Battera mendapatkan 6 dari 7 buah joystation yang hendak dilelangkan, belakangan diketahui kalau yang 1 nya telah dirampok oleh Phinx dan Feitan.


Anggota Genei Ryodan (Phantom Troupe) mulai bermain Greed Island
Phinx dan Feitan merampok joystation ketika agen yang diserahi tanggung jawab berada dalam perjalanan. Setelah itu mereka pun kembali ke markas. Ternyata anggota Genei Ryodan juga tertarik pada Greed Island ini. Walaupun mereka mengetahui kalau game ini berbahaya namun beberapa dari mereka tetap penasaran untuk mencoba game Greed Island ini. Mereka memainkan game ini selagi juga memikirkan cara untuk mencari pengguna Nen yang sangat langka dengan kapabilitas untuk me-remove kemampuan Nen seseorang. Hal ini diupayakan untuk me-remove rantai Nen Kurapika yang menjerat Kuroro Lucifer. Phinx dan Feitan masuk terlebih dahulu dalam game Greed Island, yang kemudian diikuti oleh anggota Genei Ryodan (Phantom Troupe) yang lain.


Gon dan Killua bertemu dengan Battera serta Tsezguerra
Sementara itu di Gedung pelelangan Southern Peace, Gon dan Killua menemui Battera yang ditemani oleh pemain nya (Tsezguerra) setelah lelang telah selesai. Mereka datang untuk menawarkan jasa sebagai pemain untuk menyelesaikan game Greed Island ini. Namun walaupun mereka adalah Hunter profesional dan tahu banyak tentang Greed Island, Battera menolaknya setelah meminta Tsezguerra yang seorang Hunter Profesional untuk mengukur kemampuan Nen Gon dan Killua saat itu. Tsezguerra juga merupakan pemain milik Battera yang berpengalaman karena menyatakan sudah mencapai 80% untuk meyelesaikan Greed Island, dia menganggap kalau Gon dan Killua tidak cukup kuat untuk bisa mengarungi game Greed Island ini dan menyebutkan mereka akan cepat game over atau mati jikalau mereka diberi kesempatan masuk kedalam game ini. Gon yang mendengar ini jelas tidak terima dengan komentar Tsezguerra. Battera juga menuturkan kalau dia akan mengadakan tes seleksi untuk para Hunter Profesional yang ingin menjadi pemainnya dalam game Greed Island 4 hari kemudian. Setelah itu Gon dan Killua pergi dengan penuh kekecewaan.


Killua mencoba mentransformasikan nen nya menjadi kekuatan listrik
Setelah itu Gon dan Killua kembali ke tempat rahasia. Mereka memikirkan bagaimana cara untuk menjadi lebih kuat dalam kurun waktu tidak lebih dari 4 hari agar dapat lulus dalam seleksi pemain. Mereka pun akhirnya memisahkan diri untuk berlatih sendiri-sendiri. Killua berlatih Hatsu dengan mencoba mentransformasikan aura nya menjadi listrik dengan cara mengaliri tubuhnya dengan aliran listrik terlebih dahulu. Ultimate technique ini telah dipikirkannya sejak lama mengingat Killua telah dilatih untuk tahan listrik sejak kecil. Untuk itulah dia kembali ke kediaman Zaoldyeck untuk mendapatkan tenaga listrik yang lebih besar dari sebelumnya untuk dialirkan ke tubuhnya dan juga untuk berlatih dengan ayahnya Silva Zaoldyeck


Gon berlatih menguasai teknik barunya
Sementara Gon, walaupun sempat bingung untuk mendapatkan Ultimate techinque sesuai dengan tipe Nen nya, ia akhirnya mendapatkannya setelah sempat bertanya pada Kurapika dan mendapat arahan dari Wing yang dihubunginya. kekuatan Gon yang baru adalah melakukan Gyo namun di fokuskan tidak di matanya namun di kepalan tangan nya. Sehingga aura nya akan terfokus di kepalan tangan untuk menyerang musuhnya nanti. Kuat lemahnya teknik ini tergantung besarnya Ren yang difokuskan pada kepalan tangan nya.


Killua menunjukkan Ultimate technique nya pada Tsezguerra saat tes seleksi
4 hari kemudian untuk tes seleksi pemain pun tiba. Gon dan Killua telah siap dengan Ultimate technique masing-masing. Begitu banyak Hunter Profesional yang datang, namun Tsezguerra yang bertindak sebagai juri penilai mengisyaratkan hanya akan menerima maksimal 32 pemain sesuai dengan instruksi Battera. Pada akhirnya Gon dan Killua lulus tes seleksi sampai Tsezguerrapun terkesima melihat Ultimate technique yang mereka tunjukkan. Mereka menunggu dalam ruangan beserta para pemain lain, total akhirnya adalah 21 pemain. Tsezguerra pun memberi selamat dan menjanjikan hadiah untuk para pemain yang berhasil menyelesaikan game Greed Island ini sebesar 50 miliar zeny sesuai dari instruksi Battera. Tsezguerrapun memberitahukan informasi lain tentang kontrak kerja. Akhirnya Zenigera menginstruksikan pada seleuruh pemain untuk mempersiapkan diri dan berkumpul sore harinya di Tarcetle station untuk selanjutnya pergi meninggalkan York Shin (Yorknew city) menuju kediaman Battera.


Leorio berpisah dengan Gon dan Killua
Sebelum sore hari tiba. Gon dan Killua keluar makan bersama Leorio, mereka menceritakan kisah keberhasilan menjadi pemain game Greed Island pada Leorio. Setelah lama mengobrol akhirnya mereka berpisah, Leorio kembali menuju kotanya. Sebelumnya dia berencana untuk menjadi dokter sesuai yang dicita-cita kan nya, namun setelah dia mendapat masukan dari Senritsu (Melody) yang menyebutkan kalau Leorio lebih cocok menjadi pengajar daripada dokter maka dia berencana untuk belajar keras menjadi pengajar kedepannya.


Gon segera masuk dalam game Greed Island
Setelah itu Gon dan Killua pergi menuju Tarcetle station beserta para pemain yang lain menuju kediaman Battera. Saat mereka sampai Tsezguerra langsung membawa mereka semua kedalam sebuah ruangan. Di ruangan itu terdapat banyak joy station yang yang kebanyakan sudah dimainkan oleh pemain terdahulu. Tsezguerra pun memberikan informasi dasar tentang Greed Island pada pemain yang lain. Untuk bisa masuk dalam game mereka harus memasukkan memory card yang telah diberikan dan memakai cincin game supaya dapat kembali ke dunia nyata serta dapat mengambil memory card yang sebelumnya telah dipasang, baru kemudian mereka harus mengeluarkan aura Nen mereka didekat joy station agar dapat masuk dalam permainan. Hingga akhirnya satu demi satu dari mereka masuk kedalam Greed Island yang dimulai oleh Gon