17/05/12

Musuh ditangkap, kawan tertangkap

Gon dan Killua dibawa menuju hotel beichitaku
Gon dan Killua menyerahkan diri mereka setelah Genei Ryodan menyadari ada yang membuntuti mereka. Mereka pun dibawa menuju hotel beichitaku. Disaat yang sama Kuroro memberi instruksi pada Feitan dan Phinx yang berada di markas untuk menuju ke hotel itu pula. Sedangkan Kurapika bersama Senritsu (Melody) hanya bisa melihat Gon dan Killua tertangkap, Senritsu (Melody) kecewa terhadap tindakan Kurapika yang terbawa emosi sehingga membahayakan rekan-rekannya. Setelah pikiran Kurapika kembali tenang, dia dan Senritsu (Melody) kembali membuntuti kemana Kuroro dan yang lainnya pergi. Dengan kondisi seperti ini pula, Kurapika juga harus memikirkan strategi untuk bisa menyelamatkan Gon dan Killua sekaligus menangkap Genei Ryodan.

Genei Ryodan menanyakan identitas pengguna rantai pada Sukuwara
Sementara itu Nobunaga, Pakunoda dan Kurotopi bergerak dengan cepat menuju lokasi scarley eyes copy-an yang dibawa Sukuwara didalam mobil. Sial bagi Sukuwara disaat dia ingin cepat menyelamatkan diri, mobil yang dibawakan nya malah terjebak kemacetan lalu lintas. Sehingga pada akhirnya Sukuwara terkejar oleh Nobunaga dan lainnya. Saat pertama bertatap muka Nobunaga tahu kalau Sukuwara adalah bukan si pengguna rantai yang selama ini jadi incaran Genei Ryodan melainkan anggota bodyguard Nostrad yang lain. Dia mananyai Sukuwara tentang segala hal mengenai si pengguna rantai namun Sukuwara mengatakan tidak tahu apa-apa. Oleh karena itu Pakunoda langsung membekapnya dari belakang dan membaca memori ingatannya. Segala ingatan mulai dari Kurapika, anggota bodyguard yang lain, sampai ingatan tentang pacarnya, Eliza yang merupakan pelayan Neon Nostrad. Karena tetap tidak mau berterus terang, Pakunoda mengancam akan melukai Eliza. Sukuwara pun memberontak dan langsung di tebas kepalanya oleh Nobunaga yang sebelumnya telah memperingatkan Sukuwara agar tidak bergerak.

Nobunaga dan Kurotopi bersiap menerima peluru memori Nen
Setelah itu Pakunoda menembakkan peluru Nen nya pada Nobunaga dan Kurotopi agar mereka juga mengetahui semua memori ingatan Sukuwara tadi. Akhirnya Nobunaga mengerti penampilan kalau si pengguna rantai adalah Kurapika dan akan selalu mengingat penampilannya sebelum dapat membunuhnya. Kemudian Pakunoda melaporkan pada Kuroro kalau mereka telah mengetahui nama dan penampilan si pengguna rantai namun masih belum tahu tentang kemampuan Nen nya. Lalu Kuroro menginstruksikan agar Pakunoda, Nobunaga dan Kurotopi untuk segera bertemu di hotel beichitaku.

Leorio berakting sekaligus memberikan kode rencana rahasia
Selang beberapa lama sekitar pukul 06.45 pm. Kuroro, Machi, Shizuku, Gon dan Killua tiba di hotel beichitaku. Mereka menunggu anggota Genei Ryodan yang lain datang di bawah pilar besar. Tak disangka disekitar sana ada Leorio yang sedang duduk sambil membaca koran dan mendengarkan radio. Dia berpura-pura atau berakting sedang menelepon seseorang dan berbicara dengan nada keras sehingga mengagetkan orang-orang disekitarnya termasuk Gon dan Killua. Dalam pembicaraan Leorio tersebut, inti sebenarnya adalah dia memberikan kode kepada Gon dan Killua agar segera meloloskan diri tepat pukul 07.00 pm karena disaat itu lampu di hotel akan tiba-tiba padam. 

Nobunaga membujuk Gon dan Killua agar gabung dengan Genei Ryodan
Gon dan Killua pun tahu kalau yang dilakukan Leorio itu adalah semacam kode, oleh karena itu mereka bersiap untuk meloloskan diri tepat pukul 07.00 pm. Selang beberapa menit sebelum pukul 07.00 pm, Pakunoda, Nobunaga dan Kurotopi datang. Nobunaga terkejut melihat Gon dan Killua yang tertangkap lagi, dan dia pun langsung mencoba mengajak mereka untuk bergabung dengan Genei Ryodan lagi, namun mereka tetap menolak sama seperti sebelumnya. Selanjutnya Kuroro menginstruksikan pada Pakunoda untuk membaca memori ingatan Gon dan Killua lagi karena dia percaya pada insting Machi yang menyebut kalau Gon dan Killua ada hubungannya dengan si pengguna rantai. Hal ini membuat Gon dan Killua was-was, karena kalau ingatan mereka terbaca maka nyawa mereka akan dalam bahaya. 

Pakunoda membaca ingatan dengan memncekik Gon & Killua
Pakunoda pun segera berkontak fisik dengan Gon dan Killua tepat 1 menit sebelum pukul 07.00 pm. Gon dan Killua pun berusaha mengulur waktu dengan berbincang dengan Pakunoda. Mereka mengatakan kalau apa yang akan dilakukan Pakunoda tersebut akan sia-sia karena mereka akan memikirkan hal lain agar memori ingatan mereka tentang Kurapika tidak bisa terbaca. Seketika setelah itu Pakunoda langsung mencekik leher Gon dan Killua dan mengatakan meski mereka memikirkan hal lain namun Pakunoda tetap bisa membaca ingatannya karena yang dibacanya adalah ingatan sejati yang tidak bisa dikelabuhi tepat beberapa detik sebelum pukul 07.00 pm.

Gon dan Killua menghajar Machi dan Pakunoda
Akhirnya tepat pukul 07.00 pm, lampu hotel tiba-tiba padam. Killua langung melepaskan diri dari jeratan benang Nen Machi dan selanjutnya melukai Machi sedangkan Gon menendang Pakunoda. Ini mudah dilakukan karena Killua memang sudah terbiasa dengan kegelapan selama dia masih menjadi pembunuh bayaran dulu. Gon pun ikut berusaha untuk melepaskan dari jeratan benang Nen Machi, namun tindakan nya sia-sia. Setelah Killua berhasil lepas dari jeratannya, Machi langsung berusaha untuk tidak melepaskan Gon. Mengetahui Gon tidak bisa lepas, Killua langsung berusaha untuk menyerang Machi. Dia langsung meyerang kearah badan Machi dengan teknik kelenturan telapak tangan kanan nya. Meski sampai sedikit menembus badannya, Machi langsung menegangkan badannya sehingga Killua tidak dapat menarik tangannya kembali. Kemudian Machi langsung mendekap tubuh Killua dengan erat. Gon yang tahu kalau Killua tertangkap berusaha menolongnya, namun usahanya digagalkan Nobunaga yang menggunakan teknik En nya.

Pakunoda membaca pesan dari Kurapika
Usaha Gon dan Killua pun gagal untuk dapat meloloskan diri. Setelah keadaan tenang, Shizuku bingung karena dia melihat tidak adanya Kuroro disana. Anggota Genei Ryodan yang lain pun juga kaget setelah mengetahuinya. Kemudian tiba-tiba datang serangan senapan pisau menuju kearah Nobunaga, namun berhasil dihindari. Ternyata terdapat sepucuk kertas yang terselip di pisau tersebut. Nobunaga pun membacanya dan langsung menyerahkannya pada Pakunoda karena memang isi kertas tersebut diarahkan pada Pakunoda. Ternyata itu dari Kurapika yang mengancam Pakunoda agar tidak memberitahukan memori ingatan Gon dan Killua pada anggota Genei Ryodan yang lain atau Kuroro akan dibunuh seketika itu pula. Pakunoda yang melihat hal ini langsung terkejut karena dia tidak menyangka Kurapika dapat menangkap Kuroro dalam selang waktu seper sekian detik saat lampu hotel sedang padam.    


14/05/12

Pertukaran tawanan

Pesan dari Kurapika
Dalam selang beberapa detik Kuroro berhasil ditangkap oleh Kurapika menggunakan rantai Nen nya, sedangkan Gon dan Killua gagal lolos dari jeratan Genei Ryodan. Untuk melindungi dua rekannya tersebut Kurapika memberi suatu pesan berisi ancaman yang ditujukan pada Pakunoda dalam secarik kertas. Dia mengancam akan membunuh Kuroro jika Pakunoda berani membeberkan memori ingatan Gon dan Killua kepada anggota Genei Ryodan yang lainnya. Selain itu ancaman tersebut juga agar identitas Kurapika sebagai pengguna rantai yang selama ini dicari Genei Ryodan tidak terbongkar.

Pakunoda dalam kebimbangan
Pakunoda yang mengetahui hal ini tentu sangat terkejut dan perlahan mulai bimbang untuk menentukan pilihan, apakah memberitahukan memori ingatan Gon dan Killua pada rekan-rekannya sehingga dapat menyusun strategi selanjutnya untuk melawan Kurapika dengan resiko kehilangan Kuroro atau tetap diam untuk menyelamatkan Kuroro namun mengkhianati Genei Ryodan. Dia tidak siap untuk kehilangan Kuroro namun dia juga tidak ingin mengkhianati Genei Ryodan. Pengkhianatan ini bisa terjadi jika dia lebih memprioritaskan Kuroro daripada Ryodan, padahal Kuroro sendirilah yang membuat aturan "laba-laba tidak akan mati meskipun kepalanya terputus" yang maksudnya meskipun Genei Ryodan kehilangan pemimpinnya, Genei Ryodan harus tetap hidup dan memilih pemimpin yang baru karena Genei Ryodan adalah prioritas utama.

Perselisihan Nobunaga dengan Phinx
Melihat Pakunoda yang tampak bimbang, Machi berusaha menenangkannya dan menyuruhnya untuk menuruti apa yang diinstruksikan oleh Kurapika. Sehingga pada akhirnya Pakunoda memilih untuk menyelamatkan Kuroro. Tak berlangsung lama Shalnark, Phinx dan Feitan tiba di hotel beichitaku. Setelah mereka datang barulah perdebatan dimulai mengenai menyelamatkan Kuroro, atau menyuruh Pakunoda memberitahukan memori ingatan tentang Kurapika. Sebagian dari mereka mendukung tindakan Pakunoda namun Phinx dan Feitan menentang karena menganggap tindakan Pakunoda adalah bentuk pengkhianatan pada Genei Ryodan.

Kuroro dihajar oleh Kurapika
Diwaktu yang lain Kuroro ditangkap dan dibawa lari menggunakan mobil. Dalam perjalanan Kurapika mencoba menguak semua rahasia mengenai Genei Ryodan, namun Kuroro menolak dan malah meminta Kurapika agar membunuhnya saja. Selain itu Kuroro juga terus memancing emosi Kurapika dengan mengatakan kalau apa yang dilakukannya adalah sia-sia. Dia juga mengatakan bahwa dirinya tidak mempunyai nilai bagai Genei Ryodan dan mengungkapkan kalau Kurapika telah melakukan kesalahan besar dengan mengorbankan Gon dan Killua. Kurapika yang terus ditekan oleh Kuroro membuatnya sangat emosi sehingga langsung menghajarnya hingga babak belur sampai ingin membunuhnya namun berhasil dihentikan oleh Leorio dan Senritsu yang berusaha untuk menenangkannya.

Pakunoda mendapat instruksi dari Kurapika
Kemudian Kurapika mengambil ponsel milik Kuroro dan menelepon anggota Genei Ryodan yang lain. Telepon ini ditujukan pada Pakunoda dan menyuruhnya untuk mengikuti setiap instruksi dari Kurapika. Kurapika menyuruh agar mereka tidak menyakiti Gon dan Killua dan selanjutnya ingin bertemu dengan Pakunoda sendiri. Dia juga menyuruh Pakunoda agar dia melarang rekan-rekannya mengikutinya dan segera kembali ke markas. Kurapika juga menambahkan kalau dia akan mengerti jika Pakunoda berbohong karena ada Senritsu yang dapat mendengar detak orang yang jujur atau bohong walaupun hanya melalui telepon. Sementara itu di markas, Hisoka yang ingin keluar meminta tolong kepada Illumi untuk dipinjami jarum Nen miliknya yang dapat membuat tiruan tubuh Hisoka sehingga dapat mengelabuhi anggota Genei Ryodan yang ada disana. Jarum ini diantarkan ke markas oleh Kalluto.

Kurapika berunding dengan Pakunoda
Setelah itu, Kurapika meminta Pakunoda bertemu di sebuah pesawat untuk melakukan perundingan. Pakunoda pun menyetujuinya dan segera menuju ke lokasi tersebut sendirian. Mereka pun akhirnya bertemu, disana Kurapika juga membawa Kuroro yang telah diikatnya dengan rantai Nen miliknya. Perundingan ini berkesimpulan bahwa nantinya Gon dan Killua akan di barter dengan Kuroro di suatu tempat, namun dengan kondisi Kuroro dan Pakunoda mendapatkan judgment chain dari Kurapika. Pakunoda menyetujui perjanjian ini tanpa menuntut apapun, padahal menurut Kurapika perundingan ini sangatlah tidak adil bagi Genei Ryodan. Kuroro pun juga ikut terkejut karena tidak menyangka kalau Pakunoda akan melakukan keputusan bodoh dan mengkhianati Genei Ryodan demi dirinya.

Franklin memberi solusi atas konflik rekan-rekannya
Pakunoda pun kembali ke markas untuk membawa Gon dan Killua menuju lokasi yang telah dirundingkan dengan Kurapika sebelumnya. Namun ini tidak semulus kelihatannya. Tidak semua anggota Genei Ryodan menyetujui tindakan Pakunoda ini terutama Phinx dan Feitan hingga membuat mereka akan membunuh Pakunoda jika dia tetap pergi menemui Kurapika, Mereka menganggap kalau Pakunoda telah dikendalikan oleh Kurapika. Namun Machi dan Kurotopi langsung menghadang untuk membela Pakunoda. Hingga konflik ini hampir membuat mereka saling membunuh untuk merealisasikan keinginan masing-masing. Akhirnya berkat komentar Gon dan solusi dari Franklin, mereka semua membiarkan Pakunoda membawa Gon dan Killua untuk ditukar dengan Kuroro

Gon dan Killua berjalan bersebeberangan dengan Kuroro dalam pertukaran
Pakunoda pun berangkat menuju bandara bersama Gon dan Killua. Setelah sampai mereka naik pesawat yang berbeda dengan Kurapika dan Kuroro. Setelah ini hal yang mengejutkan pun terjadi. Hisoka tiba-tiba muncul dari belakang dan meminta pada Kurapika agar diijinkan ikut atau dia akan membunuh Gon dan Killua. Karena tak ada pilihan Hisoka pun dibiarkan ikut dengan naik bersama pesawat Pakunoda. Mereka berangkat menuju suatu tempat kosong yang terpencil. Disinilah Kuroro ditukarkan dengan Gon dan Killua. Setelah penukaran Kurapika dan rekan-rekannya langsung pergi dari lokasi tersebut. Sedangkan Kuroro yang baru saja kembali tidak mau memandang Pakunoda karena sangat kecewa dengan keputusannya. Kemudian Pakunoda masuk ke dalam pesawat sedangkan Hisoka dan Kuroro tetap di luar.

Hisoka bersiap bertarung melawan Kuroro
Tanpa basa-basi Hisoka langsung meminta untuk bertarung dengan Kuroro. Dia juga menjelaskan alasannya bergabung dengan Genei Ryodan adalah untuk menantikan momen seperti ini. Dia juga melepaskan tato laba-laba palsu yang ada di punggungnya tepat dihadapan Kuroro. Namun Kuroro hanya bisa tersenyum dan mengatakan kalau harapan Hisoka adalah sia-sia karena saat ini Kuroro tidak dapat bertarung. Kemampuan Nen nya telah disegel oleh Kurapika sehingga sedikit saja Kuroro mengeluarkan kemampuan Nen nya maka dia akan langsung mati. Mengetahui kenyataan ini tentu membuat Hisoka sangat kecewa. Kuroro pun meminta Hisoka memberitahukan Pakunoda agar meninggalkannya ditempat tersebut.

Pakunoda menembakkan peluru Nen nya pada anggota Ryuseigai
Diperjalanan pulang dalam pesawat Hisoka membeberkan tentang rahasianya termasuk lembar ramalan yang telah dimanipulasinya sebelumnya. Hisoka juga menuturkan kalau mulai saat itu dia keluar dari Genei Ryodan. Setelah sampai dibandara York Shin mereka pun berpisah. Lalu Pakunoda langsung menuju markas, setelah sampai anggota Genei Ryodan yang lain langsung menanyakan apa yang terjadi sebelumnya. Pakunoda pun langsung mengeluarkan pistol Nen nya dan bersiap menembakan peluru Nen nya untuk memberitahukan segala memori ingatannya pada rekan-rekannya. Karena peluru yang terbatas maka hanya anggota Ryuseigai saja mendapatkannya. Walau sedikit curiga namun anggota Ryuseigai tetap percaya tentang apa yang akan dilakukan Pakunoda ini. Peluru pun ditembakkan, dan akhirnya mereka mengetahui tentang apa yang dirasakan oleh Pakunoda, termasuk juga apa yang terjadi pada Kuroro dan Hisoka serta tentang identitas Kurapika. Namun sebagai gantinya, Pakunoda langsung tewas seketika itu pula akibat reaksi dari Judgment chain Kurapika.

Kuroro yang terasingkan
Ditempat lain Kuroro tetap berada di tempat penukaran sandra tadi karena dia tak dapat bertemu dengan rekan-rekannya atau dia akan mati dengan aktifnya judgment chain Kurapika. Sementara itu Kurapika dan rekan-rekannya tetap menyadari, walaupun dia telah memegang kendali terhadap Kuroro dan Pakunoda. Genei Ryodan belum akan berhenti dan akan terus hidup sebelum semua anggotanya mati.


09/05/12

Awal Memburu Si Pengguna Rantai

Kurotopi melacak keberadaan Kurapika melalui scarlet eyes copy-an nya
Setelah rahasia Hisoka terbongkar, Genei Ryodan memutuskan untuk tetap berada di York Shin dan segera memburu si pengguna rantai (Kurapika). Dari analisa yang mereka pikirkan, mereka mendapat kesimpulan bahwa selain menghabisi Genei Ryodan si pengguna rantai juga begitu menginginkan scarlet eyes. Oleh sebab itu Genei Ryodan mencoba melacak keberadaan Kurapika melalui scarlet eyes copy-an Kurotopi yang dibawanya. Ini dapat dilakukan melalui kemampuan Nen Kurotopi yang mampu melacak sesuatu dari copy-an nya. Dari hasil pelacakan nya ternyata scarlet eyes sedang berada di sebuah hotel di York Shin yang menjadi penginapan Neon Nostrad dan bodyguardnya. Seketika itu pula, Kuroro bersama Nobunaga, Pakunoda, Kurotopi, Machi dan Shizuku berangkat menuju kesana, sedangkan sisanya tetap berada di markas.

Gon meminta agar judgment chain Kurapika ditancapkan di jantungnya
Sementara itu Kurapika menyusun strategi untuk menyerang Genei Ryodan. Killua bertugas untuk mengawasi gerakan Genei Ryodan dengan berjaga di sekitar markas mereka dan Leorio bertugas untuk transportasinya. Sedangkan Gon bertugas yang paling vital, yakni menjadi umpan atau mengalihkan perhatian Genei Ryodan padanya. Kemudian Kurapika dapat menangkap mereka menggunakan rantai Nen nya dengan durasi waktu 0.5 detik hingga 1 detik. Meskipun secepat itu namun Gon tetap tidak begitu yakin dengan dirinya dapat melakukan itu atau tidak karena dia pernah merasakan betapa mengerikannya berhadapan dengan Genei Ryodan meski cuma 1 detik. Hingga akhirnya Gon meminta Kurapika untuk menancapkan Judgment Chain pada nya, ini dimaksudkan untuk mengantisipasi resiko terburuk jika rencana yang dibuat Kurapika gagal dan Gon ditangkap oleh Genei Ryodan. Setelah diskusi tentang pro dan kontra rencana ini, akhirnya Killua dan Leorio juga meminta Kurapika menancapkan Judgment Chain pada mereka. Namun Kurapika menolaknya. Dia berpikir tidak perlu untuk melakukannya karena dia percaya pada teman-temannya, selain itu dia juga yakin rencananya akan berhasil tanpa mengorbankan teman-temannya.

Bangunan markas Genei Ryodan bertambah jumlah
Rencana pun kemudian dimulai. Killua pergi menuju ke markas Genei Ryodan. Namun setelah sampai pada radius tertentu dari markas dia bingung karena bangunan markas Genei Ryodan jumlahnya bertambah banyak. Padahal sebelumnya dia yakin kalau jumlahnya hanya satu ketika dia dan Gon sempat ditangkap oleh Machi dan Nobunaga. Killua langsung menganilisis tentang hal ini yang kemungkinan merupakan jebakan dari Genei Ryodan. Markas yang berjumlah banyak ini sebenarnya adalah copy-an yang dibuat oleh kemampuan Nen Kurotopi atas intruksi dari Kuroro. Ini dilakukan setelah Machi memberitahu Kuroro kalau sebelumnya ada dua bocah (Gon dan Killua) yang mengetahui tentang lokasi markas mereka. Machi khawatir kalau kedua bocah itu ada hubungannya dengan pengguna rantai berdasarkan firasatnya. Kuroro yang percaya pada firasat Machi karena sering kali akurat langsung menginstruksikan Kurotopi untuk mebuat copy-an bangunan markas dalam jumlah yang banyak untuk mengecoh musuhnya. Setelah itu Killua pun melaporkan kondisi ini pada Kurapika untuk meminta bantuan. Sempat berpikir sesaat akhirnya Kurapika meminta bantuan Senritsu (Melody) untuk menolong Killua menemukan bangunan markas Genei Ryodan yang asli.

Misi Genei Ryodan dimulai
Senritsu (Melody) pun lansung bergegas menuju lokasi Killua. Tak berlangsug lama, mereka pun bertemu. Setelah itu mereka melihat Kuroro dan anggota Ryodan yang lain sedang bergerak keluar dari markas. Kondisi pun langsung diberitahukan Kurapika. Kemudian mereka pun mengawasi Kuroro dan anggota Ryodan yang lainnya dari jarak jauh untuk mengetahui mau kemana sebenarnya mereka tanpa ketahuan. Setelah lama diawasi ternyata Kuroro dan anggota Ryodan yang lain bergerak menuju ke stasiun kasutsure. Killua dan Senritsu (Melody) pun terus mengikutinya, dan setelah diusut lebih dalam, ternyata mereka menuju kearah stasiun rippai di pusat kota York Shin yang kebetulan searah dengan lokasi penginapan Neon Nostrad dan bodyguardnya di hotel beichitaku. Kurapika pun langsung bergerak menuju ke arah stasiun rippai tersebut dan menunggu disekitar sana bersama Leorio dan Gon dalam mobil serta tidak lupa memberitahukan pada Sukuwara yang berada dalam hotel untuk segera kabur karena Genei Ryodan sedang berencana menuju kesana.


08/05/12

Tertangkap untuk yang kedua kalinya

Kuroro memberi instruksi
Genei Ryodan tiba di stasiun rippai pusat kota York Shin dan mulai untuk menuju hotel beichitaku tempat Neon Nostrad dan bodyguardnya menginap yang jaraknya cukup jauh. Kurapika yang melihat mereka dari jarak jauh mulai menunjukkan emosi balas dendam nya. Sebelum mulai bergerak, Kuroro memberi instruksi pada anggota Genei Ryodan yang lain untuk menjaga jarak demi melindungi satu dengan yang lainya, selain itu Pakunoda di minta untuk mengintrogasi tentang insiden Ubogin saat mereka berhasil menangkap musuhnya sedangkan selanjutnya Nobunaga bebas melakukan apa yang dia inginkan. 

Genei Ryodan mulai bergerak kearah hotel beichitaku
Setelah itu tak disangka ternyata Genei Ryodan menuju kearah lokasi targetnya dengan berlari tanpa menggunakan kendaraan. Mereka berlari dengan sangat cepat hingga mereka dikira adalah ninja oleh orang-orang yang dilewatinya. Melihat gerakan Genei Ryodan yang sangat cepat ini, membuat Kurapika berpikir tidak mungkin mengejar mereka jika menggunakan mobil karena di pusat kota York Shin jelas rawan kemacetan. Oleh karena itu dia tiba-tiba turun dari mobil dan langsung mengejar Kuroro dan anggota Genei Ryodan yang lain dengan kecepatan tinggi pula.

Killua menghubungi Kurapika untuk memintanya berhenti
Reaksi Kurapika ini mengejutkan Gon dan Leorio, mereka menganggap tindakan Kurapika ini sangat membahayakan. Meski sempat berusaha untuk menghentikannya namun Kurapika mengacuhkannya. Melihat kondisi ini Gon pun ikut keluar dari mobil untuk mengejar Kurapika. Setelah itu tiba-tiba Killua menelepon Kurapika yang sedang mengejar. Dia mau melaporkan tentang Genei Ryodan yang mulai bergerak kembali, Kurapika pun menanggapinya dan memberitahukan pula kalau dia sedang mengikuti perrgerakan Genei Ryodan atau lebih tepatnya mengejar mereka. Hal ini sontak membuat Killua terkejut sehingga dia langsung meminta Kurapika menghentikan upayanya tersebut karena sangat berbahaya, namun hal itu diacuhkan Kurapika begitu saja dan langsung mematikan handphonenya. 

Killua dan Senritsu ikut mengejar kearah Kurapika
Kemudian Killua ganti menelepon Leorio, dia menanyakan apa yang terjadi pada mereka. Leorio pun memberitahukan kalau Kurapika dan Gon sedang bergerak mengejar Genei Ryodan, sedangkan dirinya sendiri mengejar dengan menggunakan mobil. Hal ini tentu membuat Killua khawatir sehingga dia memutuskan untuk mengejar Genei Ryodan pula dan disusul oleh Senritsu (Melody).

Sukuwara kabur menggunakan mobil dan membawa scarlet eyes copy-an
Disaat Genei Ryodan sedang menuju kearah hotel beichitaku, Sukuwara yang telah diperingatkan Kurapika juga telah melarikan diri dan membawa scarlet eyes copy-an juga dengan menggunakan mobil. Keadaan ini pun dapat dibaca oleh Kurotopi dan langsung dilaporkan pada Kuroro. Disatu sisi Genei Ryodan juga menyadari kalau mereka sedang diikuti. Tentu hai ini membuat mereka bingung tentang kebeadaan si pengguna rantai (Kurapika), apakah di hotel yang mereka tuju ataukah orang yang sedang mengejar mereka, terutama Nobunaga yang sangat terobsesi untuk membalaskan dendam Ubogin.

Kuroro, Machi dan Shizuku tiba-tiba berbalik kebelakang
Setelah itu Kuroro memberi instruksi untuk memisah menjadi dua bagian grup, yang satu menuju ke arah scralet eyes copy-an yang terdiri dari Nobunaga, Kurotopi, dan Pakunoda, sedangkan grup yang satunya lagi menghadang seseorang yang sedang mengejar mereka. Strategi pun dimulai, Kuroro, Machi dan Shizuku tiba-tiba berhenti dan menghadap ke arah belakang mereka. Hal ini sontak mebuat Kurapika dan Gon kaget dan seketika itu pula langsung melompat kearah samping untuk bersembunyi. Meski bergerak sekilas namun gerakan mereka masih terlihat oleh Machi. Kuroro pun langsung menginstruksikan pada Machi dan Shizuku untuk menggunakan Gyo

Kurapika dalam posisi siap bertarung
Gerekan beberapa anggota Genei Ryodan yang berhenti ini juga disadari oleh Senritsu (Melody) dan langsung mengira kalau Kurapika dan Gon mungkin telah tertangkap basah. Tentu ini membuat Killua khawatir dan langsung bergerak kearah mereka dengan cepat. Disisi lain Kurapika telah bersiap dengan ancang-ancang menyerang. Gon yang melihat Kurapika tersebut sangat khawatir karena dia menganggap meski Kurapika kuat namun jika yang dihadapinya adalah 3 orang anggota Genei Ryodan jelas tidak ada kemungkinan untuk menang.

Gon dan Killua ditangkap atas instruksi Kuroro
Dalam situasi seperti ini, Kuroro, Machi dan Shizuku kemudian bergerak perlahan ke arah Kurapika yang bersembunyi dibalik dinding dan Gon yang bersembunyi dibalik tong sampah. Setelah cukup dekat, tiba-tiba Gon menampakkan dirinya pada Genei Ryodan. Saat Machi menyuruh orang yang satunya keluar, bukanlah Kurapika yang muncul melainkan Killua lah yang muncul secara tiba-tiba. Ketika ditanya mengapa mereka Gon dan Killua mengikuti mereka, Gon dan Killua pura-pura berdalih kalau mereka masih ingin mendapatkan uang dari komunitas mafia dengan menangkap anggota Genei Ryodan, padahal Genei Ryodan tahu kalau hal semacam itu sudah tidak berlaku lagi sekarang namun Gon dan Killua pura-pura tidak tahu. Seketika itu pula Machi langsung menangkap mereka berdua setelah mendapat instruksi dari Kuroro untuk di interogasi nantinya serta menginstruksikan untuk membunuh mereka berdua jika mereka melakukan perlawanan. Dengan kondisi seperti ini tentu memuaskan bagi Gon dan Killua karena jati diri Kurapika masih belum terungkap oleh Genei Ryodan, namun tidak untuk Kurapika yang menurut Senritsu (Melody) telah mengorbankan teman-temannya dalam keadaan bahaya gara-gara tidak bisa menahan emosinya.